
Setiap sore, ketika matahari mulai tenggelam di Aceh Tamiang,
warga bersiap menghadapi malam dengan cara yang sederhana ; menyalakan lilin.
Bukan karena romantis.
Bukan karena pilihan.
Tapi karena tidak ada penerangan lain.
Relawan Insan Charity menyaksikan langsung,
anak-anak mengaji dengan cahaya lilin,
ibu-ibu berjalan hati-hati di gelap,
dan aktivitas malam dibatasi oleh nyala api kecil
yang mudah padam oleh angin.

Di sinilah kami sadar:
gelap bukan sekadar ketiadaan cahaya,
tetapi ketiadaan rasa aman.
Pada 29 Desember 2025,
Insan Charity menyalurkan 6 titik lampu tenaga surya
di Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang.

Lampu ini menyala otomatis saat malam tiba.
Tanpa listrik PLN.
Tanpa biaya bulanan.
Tanpa asap lilin.
Kini, malam tidak lagi sepenuhnya gelap.
Anak-anak bisa berjalan lebih aman.
Warga bisa beraktivitas lebih tenang.
Dan rasa takut perlahan tergantikan oleh cahaya.

Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
(HR. Ahmad)
Setiap lampu yang menyala,
bukan hanya menerangi jalan,
tetapi juga menjadi amal jariyah
selama cahaya itu terus memberi manfaat.
Enam titik adalah awal.
Namun masih banyak sudut Aceh
yang malamnya dilalui dalam gelap.
Kami mengajak Anda
untuk ikut menghadirkan cahaya—
bukan hanya di jalan,
tetapi di kehidupan mereka.
💡 Dukung Program Penerangan Lampu Tenaga Surya, Klik infak Sekarang...
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik